Semangat Gotong Royong Wujudkan Kebersihan Desa
Semangat gotong royong kembali terlihat di lingkungan tiga RT yang ada di Desa Metut. Warga Desa Metut bersama-sama melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan RT masing-masing.
Kegiatan tersebut diarahkan langsung oleh masing-masing Ketua RT dan digerakkan oleh tim kebersihan yang telah dibentuk di setiap RT. Masing-masing pengurus RT di memiliki empat orang tenaga kebersihan yang bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan dan menangani sampah yang ada di wilayah RT masing-masing.

Kegiatan kerja bakti ini dihadiri oleh Ketua RT, Pemerintah Desa (Pemdes), serta masyarakat Desa Metut. Warga membawa peralatan kebersihan masing-masing dari rumah, seperti sapu, beling, dan parang. Dengan penuh semangat, masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan bersama para petugas kebersihan yang telah dibentuk oleh masing-masing RT. Adapun tujuan kerja bakti ini ialah:
1. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan RT.
2. Mencegah berbagai penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan penyakit lainnya.
3. Mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
4. Mendukung program Pemerintah Kabupaten Malinau, yaitu “Malinau Bersih Lingkungan.
Dalam kegiatan ini warga melakukan berbagai aktivitas kebersihan, antara lain:
1. Membersihkan parit agar aliran air tetap lancar.
2. Memotong rumput di lapangan sepak bola serta di pinggir-pinggir jalan umum.
3. Mengumpulkan sampah yang berserakan di lingkungan sekitar.
4. Mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang telah disediakan menggunakan mobil.
Kegiatan ini bukan hanya tentang seberapa banyak sampah yang berhasil diangkut hari ini, tetapi juga tentang seberapa besar kesadaran kita untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, masyarakat Desa Metut turut menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat. Dengan demikian, kita juga ikut menjaga Bumi Intimung agar tetap lestari.
Baca juga:
Akademisi dan Masyarakat Pedalaman Bersinergi Mengubah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekonomi di Desa
Akademisi dan Masyarakat Pedalaman Bersinergi Mengubah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekonomi di Desa